Informasi Media

Pusat Informasi dan Berita KA

Presiden Minta Insan PT. KAI Tingkatkan Profesionalisme

Tanggal Publish : 25 Feb 2013 11:06:24

Presiden Republik Indonesia (RI), Susilo Bambang Yudhoyono pada perjalanan kembali ke Jakarta menggunakan Kereta Api Luar Biasa (KLB), kembali memberikan pesan kepada seluruh jajaran di PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero). Pesan tertulis itu dituliskannya sekembali dari kegiatan kenegaraan selama dua hari di Kota Tegal dan Pemalang, yang diikuti pula oleh Ibu Negara, Ani Yudhoyono dan beberapa Menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu II. Tulisan tangan yang ditorehkan oleh Presiden RI pada buku Peraturan Dinas (PD) 19 milik PT. KAI.

Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono saat tiba di Stasiun Gambir disambut langsung oleh Dirut PT KAI, Ignasius Jonan

"Untuk segenap manajeman dan pegawai KAI. Tingkatkan terus profesionalisme dan pelayanan kepada publik. Selamat bertugas dan sukses selalu," tulis Presiden RI, Jumat (22/2). Hal ini berkaitan dengan tugas berat yang diemban oleh PT. KAI dalam meningkatkan pelayanan dan mengembangkan perusahaan. Kegiatan kenegaraan yang dilakukan oleh Presiden RI beserta rombongan selama dua hari itu, juga menggunakan Kereta Api dari Gambir menuju Tegal, Rabu (20/2). Dan kembali dari Pemalang menuju Jakarta pada Jumat (22/2). Sedangkan selama di Tegal dan Pemalang, rombongan Presiden menggunakan kendaraan darat.

Dari kiri: Dirjenka, Tundjung Inderawan, Dirut PT KAI, Ignasius Jonan, Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono dan Kepala Stasiun Gambir, Edy Kuswoyo saat mendampingi rombongan Presiden menuju kereta.

Selama menggunakan KLB, digunakan dua lokomotif, atau yang lebih dikenal dengan double traksi. Agar perjalanan KLB tidak mengalami gangguan jika salah satu lokomotif mengalami kerusakan. Juga digunakan tiga kereta wisata, yaitu Nusantara, Toraja, dan Bali. Serta tiga kereta eksekutif, ditambah pula dengan kereta restorasi. (Humaska)

Presiden RI dan Istri, Ibu Ani Yudhoyono menyapa sejenak para penumpang di Stasiun Pemalang sesaat sebelum kereta berangkat

TOP