Informasi Media

Pusat Informasi dan Berita KA

KA Argo Muria Pun Dipercantik

Tanggal Publish : 10 Apr 2013 14:50:10

Seakan tak mau kalah untuk terus berinovasi dalam memberikan kenyamanan yang berbasis Customer Oriented pada pengguna jasa kereta api, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang melakukan penyehatan rangkaian kereta eksekutif (K1) KA Argo Muria relasi Stasiun Semarang Tawang - Gambir pp. Secara tampilan eksterior dan interior, memang tidak banyak yang berubah, namun terdapat beberapa pernak pernik yang menjadikan kereta ini menjadi menarik, seperti di bagian bordes dan toilet kereta.

Di bagian bordes dipasang stainless steel mirror pada bagian atap bordes yang bertujuan memberikan kesan luas dan terang. Lalu dipasang juga papan peringatan dari bahan stainless steel dan ditempeli cutting sticker yang memberikan empat informasi kepada penumpang. Yaitu larangan merokok, larangan bersandar di dinding bordes saat KA berjalan, himbauan membuang sampah pada tempatnya dan turun di stasiun pemberhentian. Papan peringatan dari bahan stainless dan cutting sticker ini dikemas pada satu media berukuran 20 x 75 cm dengan memperhatikan aspek keindahan sehingga tidak banyak tempelan sticker di dinding kereta. "Kami juga memperbaiki pintu terusan penumpang dari ruang bordes ke kabin yang selalu bermasalah karena sistem 'automatic door' sering tidak berfungsi karena rusak. Secara bertahap diganti dengan sistem mekanik yang sederhana perpaduan antara spiral dan pompa yang tidak membutuhkan biaya besar tetapi secara keberfungsian pintu terpenuhi," tutur Manajer Sarana Daop 4 Semarang, Denny Haryanto di Dipo kereta Semarang Poncol, Senin (1/4)

Junior Manajer Inspector Kereta Daop 4 Semarang, Dedy Setiawan memperlihatkan papan tanda larangan yang ada di setiap bordes kereta Argo Muria

Pada bagian toilet, yang sebelumnya dinding itu hanya polos dengan cat berwarna krem, dilapisi di bagian bawah dinding toilet dengan plat stainless steel dan hiasan motif batik dedaunan pada list dinding tengahnya untuk memberikan kesan indah dan artistik. Di salah satu bidang dinding atas dipasang cermin dari bahan acrilyc mirror yang dibingkai dengan ukuran lebih besar guna memberikan kemudahan pada penumpang untuk merapikan diri. Selain itu, penerangan di toilet diganti dengan yang lebih terang sesuai standar teknis dengan ukuran lampu 1 x 20 Watt dan menggunakan lampu jenis Fatro. "Tidak lupa semua fasilitas di dalam toilet kami ganti baru sesuai SPM (Standar Pelayanan Minimum), seperti shower, tempat sabun cair, tempat tissue," tambah Denny

Lebih lanjut ditambahkan oleh Junior Manager Inspector Kereta Daop 4 Semarang, Dedy Setiawan, dari target 10 kereta eksekutif yang akan digunakankan pada KA Argo Muria, sudah rampung 7 kereta dan 3 kereta lagi ditargetkan selesai pada medio April ini. Pihaknya pun secara bertahap akan mengganti semua kaca jendela yang retak maupun pecah dengan bahan acrilyc rayban. "Kaca-kaca jendela yang pecah secara bertahap akan diganti dengan acliryc rayban dengan ketebalan 10mm sehingga jika dilempar oleh orang tidak dikenal tidak akan pecah ataupun retak, juga dilakukan rekat ulang pada bingkai jendela kereta, dengan cara melakukan silikonisasi untuk menahan masuknya air dari luar," ujar Dedy.

"Selain jendela, kami juga memperbaiki sistem reclinyng kursi penumpang dengan cara mengganti seluruh 'gas spring' yg sudah tidak normal kerjanya, memasang talang air di atap kereta untuk mencegah kebocoran di saat hujan, jelas Dedy. Dalam kesempatan yang sama, Supervisor Quality Control Dipo Kereta Semarang Poncol,

Robby Hermawan, menjelaskan tentang motif dedaunan pada list batik yang menghiasi dinding toilet dan cermin. Motif ini diinspirasikan dari batik Pekalongan. "Sebelumnya sudah pernah kami buat, namun masih terkesan kaku dan sederhana, lalu kami buat dengan lugas serta artistik dan kami membuatnya dengan cutting stiker, sehingga akan lebih awet dan tidak mudah terkelupas," terang Robby.

Program selanjutnya adalah memasang sistem toilet ramah lingkungan pada kereta eksekutif Argo Sindoro, demikian diucapkan Denny yang kemudian diamini Dedy dan Robby sebelum mengakhiri perbincangan ini.

TOP