Angkutan pulp satu-satunya memang hanya ada di wilayah Divisi Regional III Sumatera Selatan. Angkutan pulp merupakan angkutan Block Train yang yaitu KA dengan sarana lok dan gerbong yang khusus dio perasikan untuk mengangkut pulp, yaitu bahan baku pembuat kertas setengah jadi berupa lembaran-lembaran. Pulp ini nantinya akan diproduksi menjadi kertas oleh PT Tanjung Enim Lestarsi (PT TEL).
Pulp diangkut dari pabriknya di Niru, Muara Enim, Sumatera Selatan. Dari pabrik milik PT TEL inilah pulp dihasilkan sebanyak 500 ribu ton setiap tahunnya yang berasal dari sekitar 2,4 juta kubik kayu gelondonganm yang dipasok PT Musi Hutan Persada.
Ada 2 KA Pulp yang beroperasi setiap harinya. Rangkaiannya biasanya terdiri dari 15 gerbong hingga 30 gerbong GGW berkapasitas 30 ton dengan ditarik 1 atau 2 lokomotif jenis CC203.
A.
Lokasi Angkutan
Lokasi operasi KA Pulp adalah di koridor Niru – Tarahan, Bandar Lampung. KA Pulp menempuh perjalanan sejauh 347 kilometer ini dalam waktu sekitar 9 jam
B.
Kondisi Sarana
Untuk operasional angkutan pulp, tersedia sebanyak 4 unit lokomotif CC203 dan 90 unit gerbong GGW. Semuanya dalam kondisi siap operasi dan semuanya hanya dialokasikan sebagai operasional angkutan pulp di Sumsel.