

Ketoprak Wahana Budaya di bawah pimpinan Manager Operasional PT. Kereta Api (Persero) Daop VI Yogyakarta , Sutrisno ikut memeriahkan malam Sekaten Maulud Nabi 1431 di Alun-alun Keraton Yogyakarta tanggal 26 Februari 2010 lalu. Pementasan yang unik ini cukup menarik perhatian masyarakat karena para pemainnya adalah pegawai PT.KA Daop VI Yogyakarta, yang terdiri dari Kepala Stasiun, Pemimpin Perjalanan Kereta Api (PPKA), Masinis, Kondektur, Pelayan Kereta Api (PLKA) dan pegawai kantor.
Cerita ketoprak tersebut menggambarkan tentang pusaka yang hilang pada akhirnya dapat diketemukan kembali berkat kedisiplinan. Bagi PT. KA, kedisiplinan merupakan hal yang sangat penting baik dalam operasional perjalanan kereta api maupun di dalam pembentukan karakter para pegawainya. Hal ini juga sejalan dengan motto insan Perhubungan bahwa "disiplin adalah napasku, kejujuran adalah jiwaku, dan pengabdian adalah hidupku" sesuai dengan apa yang telah dicanangkan oleh Menteri Perhubungan, Freddy Numberi.
Diharapkan dengan adanya pentas seni budaya semacam ini dapat terjalin komunikasi dua arah antara PT.KA dengan masyarakat, yang selain berguna sebagai sarana hiburan juga dapat digunakan sebagai sarana sosialisasi. (humaska)
