1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

KA Semen Di Sumatera

B   KA SEMEN DI SUMATERA
   

Angkutan semen di Sumatera yang dilayani dengan kereta api, saat ini hanya ada di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre 2 Sumatera Barat dan Divre 3 Sumatera Selatan. Di Divre 2 Sumatera Barat, angkutan semen memberikan kontribusi utama untuk pendapatan hingga saat ini, sedangkan di Divre 3 Sumatera Selatan menjadi angkutan ketiga dalam kontribusi pendapatan setelah KA Pulp dan KA Batubara.

     
  I. 

KA Semen Curah (Indarung-Bukitputus,pp)

   

Peran kereta api dalam distribusi angkutan semen di Sumatera Barat demikian besar. Selain lebih aman, cepat dan efi sien, manfaatnya juga dirasakan oleh Pemerintah Daerah setempat yaitu membantu mengurangi beban jalan raya terutama dari Indarung ke Pelabuhan Telukbayur maupun sebaliknya. Apalagi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah mengeluarkan Peraturan Gubernur terkait pembatasan tonase muatan truk yang melintas di wilayah Sumatera Barat.

Angkutan semen dengan kereta api sudah lama terjalin baik antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional 2 Sumatera Barat dengan PT Semen Padang Tbk. Produksi semen dalam bentuk curah setiap harinya diangkut menggunakan kereta api dari pusat produksinya di Indarung untuk dikirim menuju tempat pembongkaran (silo) di kawasan Pelabuhan Telukbayur sejauh 20 km.

Sesuai kontrak, di tahun 2011 setiap harinya ada 12 KA yang beroperasi untuk mengangkut semen curah dengan rencana total angkut 2.455.200 ton dalam setahun. Setiap KA dijalankan dengan membawa rangkaian sebanyak 20 gerbong ketel tipe KKW berkapasitas isi 30 ton per gerbongnya. Kerjasama angkutan barang dengan PT Semen Padang telah memberikan kontribusi besar bagi pendapatan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional 2 Sumatera Barat. Tahun 2010, realisasi volume semen yang telah diangkut dengan kereta api mencapai 2.138.160 ton (71.272 gerbong).

Dengan kalkulasi 20 gerbong dikali muatan 30 ton per KA dan dikali 12 KA maka pengangkutan dengan kereta api jauh lebih menguntungkan dalam efi siensi biaya maupun waktu tempuh. Dengan menggunakan KA, dari Indarung ke Bukitputus maupun sebaliknya dari Bukitputus ke Indarung hanya butuh waktu tempuh 18-20 menit. Bila menggunakan truk, selain waktu tempuh jauh lebih lama, armada truk yang dibutuhkan pun cukup banyak.

Untuk angkutan semen di Divisi Regional 2 Sumatera Barat, sarana yang digunakan menggunakan lokomotif diesel jenis BB 303 (untuk lokomotif penarik), BB204 (untuk lokomotif pendorong),BB306 (untuk kegiatan langsiran di Stasiun Indarung) dan satu lokomotif BB303 sebagai cadangan yang disiagakan di Stasiun Indarung.

Gerbong yang digunakan tipe KKW yang berasal dari modifi kasi gerbong datar tipe PPW yang dilengkapi ketel. Dari segi kepemilikan, gerbong datarnya milik PT KAI sedangkan ketelnya milik PT Semen Padang Tbk. Sehingga untuk perawatan dilakukan di dua tempat. Perawatan berkala (PA) bagian bawah dilakukan di Balai Yasa Padang sedangkan untuk perawatan atau perbaikan pada bagian ketelnya dilakukan di Bengkel Khusus PT Semen Padang.

Jalur yang dilalui KA Semen merupakan jalur tunggal yang hanya dilalui KA barang saja. Kondisi prasarana jalan relnya pun relatif bagus karena sudah menggunakan bantalan beton dan rel tipe R.54. Hanya saja kondisi geografi snya dari Indarung ke Telukbayur menurun dan sebaliknya dari Telukbayur ke Indarung terdapat tanjakan dengan gradient 27 per mil. Dengan adanya tanjakan dan beberapa lengkung, dalam kondisi 20 gerbong kosongan, KA dari Bukitputus harus ditarik 2 lokomotif BB303 dengan bantuan satu lokomotif pendorong BB204. Sedangkan dari Indarung ke Bukitputus dengan kondisi jalan menurun, meskipun gerbong dalam kondisi isi muatan, cukup ditarik dua lokomotif BB303.

     
   

Rencana Pengembangan

   

Ke depan, sesuai permintaan dari PT Semen Padang Tbk untuk menambah volume angkut 2.427.750 ton, maka PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menambah lokomotif yang bertenaga lebih besar lagi sekelas CC201 sebanyak 2 unit dan penambahan gerbong KKBW sebanyak 128 unit. Untuk memenuhi permintaan PT Semen Padang yang serius menambah jaringan distribusi semen kemasan (sak) dari Indarung ke Padang Sibusuk, direncanakan ada 2 KA yang akan dioperasikan dengan stamformasi per KA membawa 20 gerbong KKBW. Gerbong KKBW ini akan dimanfaatkan dua fungsi, yaitu mengangkut batubara dari Stasiun Muara Kalaban ke Telukbayur dan kembalinya membawa muatan semen kemasan dari Indarung ke Stasiun Padang Sibusuk. 

   

Pengisian semen curah di PT Semen Padang, Indarung.

 

Gerbong Semen Curah .

Gerbong Ketel jenis KKW.

KONDISI SARANA GERBONG SEMEN CURAH TAHUN 2011


Pemuatan semen curah di Indarung.

Pembongkaran semen curah di Teluk Bayur. KA Semen dari Bukit Putus menuju Indarung.


  II. KA Klinker (Tigagajah-Kertapati, pp)
   

Angkutan semen di Divisi Regional 3 Sumatera Selatan merupakan kerjasama antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan PT Semen Baturaja. Jenis semen yang diangkut berupa semen jadi yang sudah dikemas dan klinker (bahan baku pembuat semen). Namun kini hanya jenis Klinker saja yang masih diangkut menggunakan kereta api, sedangkan jenis semen curah dan semen kemasan (sak) diangkut menggunakan truk.

Setiap harinya dijalankan 2 KA dengan stamformasi 20 gerbong tertutup per KA untuk mengangkut klinker dari Baturaja menuju Kertapati dengan ditarik lokomotif seri CC201. Jarak Baturaja-Kertapati sejauh 173 km dan ditempuh selama sekitar 6 jam perjalanan. Setiba di Stasiun Kertapati, rangkaian dilangsir menggunakan lok langsir seri BB202 menuju pembongkaran di dalam area Pabrik Semen PT Semen Baturaja Kertapati.

     
   

Kondisi Sarana, Prasarana dan Fasilitas

   

Angkutan Klinker menggunakan gerbong KKBW dan gerbong ZZOW yang dimodifi kasi dengan tambahan atap penutup sehingga muatan yang dibawa aman dari hujan maupun terik panas matahari. Untuk pembongkaran di PT Semen Baturaja Unit Kertapati tersedia 3 jalur, masing-masing: satu jalur utama menuju pembongkaran dan dua jalur untuk parkir (stabling). Pembongkaran muatan klinker dilakukan satu-persatu dengan membuka engsel pengait penutup di bagian samping kanan-kiri gerbong.

KA Klinker PT Semen Baturaja dari Tigagajah menuju Kertapati.

Jalur untuk pembongkaran yang pendek juga membuat rangkaian harus dipotong untuk dilangsir dua kali karena tak cukup untuk masuk 20 gerbong. Dan untuk mempercepat proses pembongkaran klinker, PT Semen Baturaja perlu menambah satu jalur lagi atau menambah panjang area bongkar, agar dalam pembongkaran bisa dua gerbong sekaligus. Dengan kondisi sekarang, proses pembongkaran klinker membutuhkan waktu sekitar 4 jam bahkan bisa lebih. Rel maupun weselnya juga sudah perlu diganti.

 

Gerbong Klingker jenis KKBW.

Gerbong Klingker jenis ZZOW.

KONDISI SARANA GERBONG KLINKER TAHUN 2011

   

Rencana Pengembangan

   

Direktorat Komersial PT KAI telah menjajagi kerjasama baru angkutan semen dengan PT Indocement. PT Indocement berminat untuk distribusi angkutan semen menggunakan kereta api dari Stasiun Arjawinangun untuk dikirim ke Purwokerto dan Solobalapan. Uniknya, KA Semen yang akan mengangkut semen PT Indocement nantinya bukan menggunakan gerbong tertutup GGW, melainkan gerbong datar PPCW. Muatan semen disusun dalam pallet racking (rak-rak besi) sehingga mempercepat proses bongkar-muat karena cukup menggunakan forklift tanpa harus dipanggul satu persatu.

PT Holcim Indonesia Tbk juga telah mengajukan permintaan untuk menambah 1 KA lagi angkutan semen ke Lempuyangan. Hanya saja permintaan masih tertunda karena keterbatasan sarana lokomotif yang dimiliki PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini. Namun untuk memenuhi permintaan pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah memesan lokomotif baru ke General Electric USA.

PT Semen TIga Roda (Indocement Group) juga telah mengajukan kerjasama angkutan semen dengan kereta api dari Arjawinangun ke Purwokerto, Lempuyangan, Solobalapan dan Madiun. Direncanakan butuh 4 KA yang bakal dioperasikan setiap harinya dengan stamformasi 15-18 gerbong PPCW (paletiser) untuk mengangkut semen kemasan sebanyak 1-2 juta ton pertahun sampai dengan tahun 2014.


Space Iklan 220x120px

KA Barang