Angkutan KA Parcel
Dinamakan KA Parcel atau KA Cheetah. Nama Cheetah diambil dari nama hewan sejenis kucing yang menjadi hewan tercepat di dunia. Sarana yang digunakan bukanlah gerbong melainkan kereta khusus bagasi (B) berwarna hijau. Satu KA terdiri dari 9 kereta B dan 1 BP (kereta bagasi yang dilengkapi pembangkit untuk penerangan dalam kereta), dengan lokomotif penarik seri CC201, CC203 atau terkadang juga menggunakan CC204.
Hingga saat ini KA Parcel ada dua kelas,yaitu KA Parcel I dan KA Parcel II (ONS). Keunggulan angkutan KA Parcel ini, kereta bagasi yang digunakan memiliki kapasitas muat 20 ton. Waktu tempuhnya pun lebih cepat dibanding dengan KA barang lainnya, atau setara dengan KA penumpang kelas Argo, Eksekutif dan Bisnis. Relasi yang dilayani Jakarta-Surabaya dengan pemberhentian di Stasiun Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarangponcol, Cepu, Bojonegoro dan Babat. Itulah karenanya beberapa perusahaan ekspedisi ada yang menyewa 1-2 kereta bagasi untuk memuat kiriman paket barang. Tiap keretanya juga dikawal petugas masingmasing ekspeditur sehingga keamanan barang lebih terjamin dan mempercepat proses bongkar-muat barang di stasiun antara.
Dalam operasionalnya, KA Parcel I dan KA Parcel II hanya dijalankan setiap hari kerja saja. Untuk hari Minggu dan hari libur, KA Parcel tidak beroperasi. Dengan angkutan barang melalui KA Parcel, PT KAI menjamin tidak ada pungutan liar sehingga selain efi sien biaya juga efektif waktu.
| I | KA Parcel 1 (Cheetah) |
|
KA Parcel ini melayani angkutan barang dari Stasiun Jakartagudang sampai dengan Surabaya Pasarturi dengan persinggahan untuk naik-turun barang di Stasiun Cirebon Prujakan, Pekalongan, Semarangponcol, dan Bojonegoro. Dalam 1 rangkaian, KA Parcel membawa 9 kereta bagasi (B) plus 1 kereta bagasi yang dilengkapi pembangkit listrik untuk penerangan (BP) dengan ditarik satu lokomotif seri CC201. Sebelum diluncurkannya KA Parcel II (ONS), KA Parcel I sempat menjadi KA kelas argo untuk KA Barang karena waktu tempuhnya lebih singkat dibanding KA barang lain yang sama-sama relasi Jakarta-Surabaya. Koridor Jakartagudang-Surabaya Pasarturi sejauh 731 kilometer ditempuh selama kurang lebih14 jam perjalanan. Dengan waktu tempuhnya yang cepat dan memenuhi harapan waktu pengiriman, tak heran jika banyak perusahaan ekspedisi yang menggunakan jasa angkutan hantaran menggunakan KA Parcel. Tercatat, 10 perusahaan ekspedisi yang menyewa KA Parcel. Yaitu: CV Beni Putra, CV Catur MP, CV Jaya Abadi, PT Indeks Transportama, CV Karya Indah Delapan, PT Limas, PT Lintas Nusantara Perdana, CV Mandala Dumastio, CV Raya Kita dan CV Sumber Jaya Ekspedisi. Jenis barang yang diangkut beragam, seperti barang kelontong, elektronik, motor, dan barang jenis lainnya yang sesuai peraturan yang diperbolehkan diangkut dengan kereta api. Dengan banyaknya perusahaan ekspedisi yang menyewa, maka masing-masing perusahaan ekspedisi mendapat 1 kereta bagasi untuk mengangkut muatannya. |
|
| II | KA Parcel II (ONS) |
|
Seiring permintaan pelanggan yang menginginkan kecepatan waktu kiriman sampai tujuan, PT KAI (Persero) pun meluncurkan KA Pacel II dengan konsep pelayanan Over Night Service atau disebut ONS Cargo. KA Parcel II atau KA ONS mulai beroperasi sejak 1 Desember 2009 dan menjadi KA barang eksekutif yang melayani relasi Jakartagudang-Surabaya Pasarturi, pp. Dibanding KA Parcel I, KA ONS lebih cepat sembilan jam karena jarak 736 km bisa ditempuh dengan waktu perjalanan 12 jam. KA ONS menggunakan lokomotif CC203 dengan stamformasi terdiri 8 kereta bagasi (B) dan 1 kereta bagasi plus pembangkit (BP). Untuk pelayanan angkutan barang dengan KA Parcel II (ONS), PT KAI menyewakannya kepada 6 perusahaan ekspedisi yaitu: PT KA Logistik, PT Pabuaran Niaga Jaya, PT Angkunas, PT Herona, PT ESA dan PT Muara Logistik. |
|
![]() |
![]() |
| Bongkar-muat KA Parcel I (Cheetah) | Bongkar-muat KA Parcel II (ONS) di Jakartagudang |

KA Parcel I melintas Semarangtawang
| Kondisi Sarana |
|
|
Sarana yang digunakan berjenis kereta bagasi berkode B dengan kapasitas maksimal 20 ton. Eksterior kereta bagasi ini bercat hijau tua dengan corak motif kotak-kotak putih. Sejak 4 tahun terakhir, kereta bagasi yang dipergunakan mayoritas buatan PT INKA tahun 2007, 2008 dan 2009. Tiap kereta bagasi dilengkapi dengan lampu penerangan. KONDISI SARANA KERETA BAGASI (B) KHUSUS PARCEL TAHUN 2011
|
|
| Rencana Pengambangan | |
|
Untuk mendukung perkembangannya yang semakin besar, KA Parcel merupakan salah jenis angkutan barang yang akan dikembangkan. Diantaranya adalah meningkatkan kapasitas Stasiun Jakartagudang untuk bongkar-muat angkutan. Emplasemen Stasiun Jakartagudang juga direncanakan akan ditambah kapasitasnya agar mampu menampung 12 gerbong KA Parcel. Arus, prosedur bongkar-muat, termasuk mekanisasi juga akan diredesain untuk mempersingkat waktu bongkar-muat. Untuk area bongkar muat di Surabaya Pasarturi perlu dilakukan pembenahan emplasemen dengan betonisasi sehingga nyaman saat bongkar-muat di area luar gudang.
Area bongkar-muat KA Parcel di Stasiun Jakartagudang |
|






Best Viewed in 1024 x 768 resolution Using Firefox 3 or Higher
Authorised by : Web Team Information System, Resource by Joomla Open Source