1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Angkutan BHP

BHP adalah singkatan dari Barang Hantaran Paket. Layanan angkutan BHP dengan kereta api ini berbeda dengan angkutan barang lainnya. Barang Hantaran Paket diangkut menggunakan kereta khusus bagasi (B) yang dirangkaikan dengan KA penumpang regular kelas eksekutif, bisnis dan ekonomi yang sesuai tujuan pengiriman barang. Angkutan BHP memiliki beberapa keunggulan, antara lain: waktu perjalanan lebih cepat, atau sama dengan KA penumpang kelas Argo, Eksekutif, Bisnis dan Ekonomi. Perjalanan setiap hari dengan relasi Lintas Utara (Jakarta-Surabaya via Semarang), Lintas Tengah (Jakarta-Surabaya via Purwokerto), Lintas Selatan (Bandung-Surabaya/Malang) dan Lintas Timur (Surabaya-Banyuwangi).

Angkutan BHP pada KA Fajar Utama Yogyakarta

Kereta Bagasi eks Kereta Bisnis (K2). Kereta Bagasi eks KRD di Divre I Sumut.

Untuk di Jawa, ada 14 KA penumpang kelas eksekutif, 8 KA penumpang campuran eksekutif-bisnis dan 7 KA penumpang kelas bisnis yang tersedia layanan kereta bagasi untuk melayani angkutan BHP. Di Sumatera, angkutan barang BHP hanya ada di Divisi Regional 1 Sumatera Utara. Layanan ekspedisi tersedia pada KA penumpang eksekutif/bisnis plus “Sribillah” tujuan Medan-Rantauprapat,pp dan KA penumpang ekonomi, “Putri Deli” tujuan Medan-Tanjungbalai,pp dan “Siantar Ekspres” tujuan Medan-Siantar,pp. Dan ada juga angkutan BHP menggunakan gerbong tertutup GGW yang dirangkaikan dengan KA CPO tujuan Rantauprapat.

Penempatan kereta bagasi dalam rangkaian KA penumpang bisa ditempatkan di posisi terdepan (belakang lokomotif penarik) atau di bagian paling belakang (memanfaatkannya sekaligus sebagai kereta aling-aling). Setiap kereta bagasi yang dirangkaikan dengan KA penumpang juga memiliki kapasitas muat yang dibatasi tonasenya. Misalnya untuk Kereta Bagasi berat muat 20 ton dilayani untuk KA Argo Bromo Anggrek, Bima, Gajayana, Gumarang, Senja Kediri dan Turangga. Kereta Bagasi dengan berat muat maksimal 10 ton pada KA Sembrani, Matarmaja, Gaya Baru Malam Selatan, Kertajaya, Mutiara Selatan dan Malabar. Sedangkan untuk Aling-aling yang dimanfaatkan untuk angkutan bagasi dibatasi 5 ton muatannya, seperti di KA Argodwipangga/Lawu, Taksaka 2, Bangunkarta, Logawa, Progo, Sri Tanjung, Mutiara Timur, Senja Utama Solo, Brantas, Cireks, Sancaka dan KA kelas ekonomi jarak jauh lainnya.

Layanan kiriman BHP mencakup berbagai kota tujuan se-Jawa yang dilalui jalur KA, baik lintas selatan maupun lintas utara. Beberapa ekspeditur membuka cabangnya di masing-masing stasiun besar yang dilalui KA. Barang-barang yang bisa diangkut pun beragam, seperti: sepeda motor, barang-barang elektronik, buahbuahan, sparepart, komputer, dan berbagai barang kiriman yang diperbolehkan diangkut dengan kereta api. Dalam kesempatan tertentu, Bank Indonesia pun menggunakan angkutan kereta bagasi untuk keperluan dinasnya. Pada setiap kereta bagasi disertakan juga petugas pengawal dari masing-masing perusahaan jasa ekspedisi untuk menjaga keamanan barang titipan dan untuk mempercepat saat naik-turun barang titipan di stasiun antara.

Bagi konsumen/pelanggan yang akan mengirim barang menggunakan kereta api bisa langsung berhubungan dengan perusahaan ekspeditur yang telah menjalin kerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau bisa juga dengan PT KA Logistik (anak perusahaan PT KAI) yang bergerak dalam jasa ekspedisi angkutan barang. Masing-masing perusahaan ekspedisi tersebut juga menyewa bangunan atau salahsatu ruangan di areal stasiun untuk kantor pelayanan angkutan barang.

Sarana kereta bagasi yang digunakan untuk angkutan BHP terdiri dari beberapa macam asalnya. Ada yang kereta asli khusus bagasi dengan tahun mulai dinas yang beragam dari tahun 1966 sampai dengan tahun 2009. Sejak diberlakukannya kereta aling-aling, PT KAI pun kemudian melakukan modifi kasi beberapa kereta kelas bisnis yang difungsikan ganda, yaitu sebagai aling-aling dan angkutan BHP. Sebelumnya beberapa KRD (Kereta Rel Diesel) juga dimodifi kasi menjadi kereta bagasi karena saat itu terdapat kekurangan sarana kereta B, seperti di Daop 1 Jakarta dan Divre 1 Sumatera Utara.

Interior Kereta Bagasi Kantor dan pergudangan perusahaan ekspedisi
Barang yang diangkut bisa beragam jenisnya Paket kiriman sepeda motor siap diangkut

 KONDISI SARANA KERETA B TAHUN 2011

Kereta B pada KA Argojati. Kereta B pada KA Argo Parahyangan.




Space Iklan 220x120px

KA Barang